Salam Kesejahteraan dan Kemakmuran
- Kenapa Anda Makan ? Agar kenyang.
- Kenapa Anda Mandi ? Agar Bersih.
- Kenapa Anda Minum ? Agar tidak Haus.
- Kenapa Anda belajar ? Agar Pandai.
- Kenapa Kuliah ? Untuk bekerja.
- Kenapa sedekah ? Untuk memperlancar Profesi.
- dst
- Makan agar apa? Agar dekat Tuhan, Bismillah... (kenyang pasti ikut).
- Mandi untuk apa? Untuk mendekat Tuhan, Bismillah... (bersih pasti ikut).
- Belajar agar apa? Agar dekat Tuhan, Bismillah... (pandai pasti ikut).
- Kuliah untuk apa? Untuk taqorrub illalloh, Bismillah... (kerjaan pasti ikut).
- Bisnis untuk apa? Untuk melaksanakan perintah Tuhan, Bismillah... (uang pasti ikut).
- Sedekah agar apa? Mentaati Tuhan, Bismillah... (profesi lancar pasti ikut).
- Dan seterusnya.....
Pengantarnya cukup,
kita kembali ke topik
BAGAIMANA MENSPIRITUALKAN KERJA MMM? Langkah-langkah yang kulakukan, agar seluruh aktifitasku di MMM menjadikan bernilai spiritual: 1. Mencari ilmu yang bermanfaat adalah Perintah Tuhan. Saya pelajari dengan seksama Sistem MMM ini. Saya pertanyakan kenapa bisa begini & kenapa bisa begitu, berdasarkan argumentasi, bukan sekedar ikut berita ataupun promosi. Mendata dengan cermat, menganalisa dengan teliti, dan menyimpilkan dengan hati-hati... hingga kemudian sampai kepada sebuah keyakinanku bahwa MMM ini benar, bisa memanfaati saya, dan manfaat bagi masyarakat luas, bahkan, dalam prediksi saya, MMM akan bisa menghambat laju inflasi, mengatasi hutang masyarakat, dan menenggelamkan sistem bunga bank. (Sebagiannya telah saya sharingkan melalui blog ini). 2. Mengambil sebab yang benar adalah perintah Tuhan. Kemudian saya cari bentuk hubungan sebab-akibat dalam sistem itu, yang bersifat universal. Yaitu bahwa, barang siapa membantu orang lain dengan ikhlas maka ia akan dibantu oleh Tuhan dari arah manapun. Dalam perspektif Sistem MMM, sesiapa yang tulus membantu nanti pasti akan terbantu lebih dari ia membantu. 3. Merencanakan dengan benar adalah perintah Tuhan. Merencanakan sistem MMM dalam bentuk konkrit dalam keluarga saya. Bahwa dengan membantu 10juta, setelah sebulan akan mendapatkan bantuan 13juta. Bentuk konkrit dari sistem ini, kemudian saya proyeksikan terhadap tugas ke-suami-an & ke-bapak-an saya...., dengan rincian sbb (tanpa mengganggu kegiatan yang telah ada):
- Berbekal 10juta, saya jadi partisipan, 1 bulan menjadi 13juta = 3juta per bulan.
- Bulan ke-4, istri jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-6, anak ke-1 jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-7, anak ke-2 jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-8, anak ke-3 jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-9, anak ke-4 jadi partisipan, menggulirkan bantuan 10juta per bulan.
- Bulan ke-10 dst, saya istri anak 1-2-3-4, masing-masing punya pendapatan 3juta per bulan.
PROGRAM 10 JUTA UNTUK KELUARGA MANDIRI
Modal 10 juta bergilir. Bulan ke 10 dst, pendapatan masing-masing = 3 juta
per bulan.
| Bulan ke | 1 | 2 | 3 | 4 |
5
|
6
|
7
|
10
|
| SUAMI | 3 juta | 3 juta | 3 juta | 3 juta |
3 juta
|
3 juta
|
3 juta
|
3 juta
|
ISTRI
|
3 juta
|
3 juta
|
3 juta
|
3 juta
|
||||
ANAK 1
|
3 juta
|
3 juta
|
||||||
ANAK 2
|
3 juta
|
JANGAN TERJEBAK KE ORIENTASI HASIL !!!. Lalu apa...? KONSENTRASI KE TUGAS. JANGAN KE HASIL. Tugas berpartisipasi terhadap MMM. Tugas membantu manusia dengan ikhlas. Jangan lagi pikirkan hasil, toh itu akibat, pasti ikut. Tugasku membantu MMM, apapun yang akan terjadi. Tugasku membantu melalui MMM, apapun yang akan terjadi. Kegiatan MMM harus masuk dalam kandang validatorku.
- Fokus Tujuan. Hanya dalam rangka mendekat kepada Tuhan.
- Waspada Niat. Hanya karena mentaati perintah Tuhan.
- Konsentrasi Tugas. Ikhlas melaksanakan kewajiban.
Iblisnya ada di bismi hak, bismi hasil, bismi profit.
Lawanlah dengan
Bismillah, Bismillah & Bismillah !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
"Bersama Kita Bisa Berbuat Banyak"